Setiap jamaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci pasti merasakan kerinduan untuk meminum air zam-zam langsung dari sumbernya. Bukan sekadar melepas dahaga, meminum air zam-zam di Masjidil Haram membawa perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata, sebuah ketenangan yang dalam dan rasa syukur yang meluap. Tidak sedikit jamaah asal Kendari yang menceritakan pengalaman spiritual ini sebagai salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan ibadah mereka.
Tapi tahukah kamu, air zam-zam bukan sekadar air istimewa karena berada di Masjidil Haram saja. Keutamaan air zam-zam telah tersebut secara jelas dalam hadist Rasulullah dan perkataan para sahabat. Memahaminya sebelum berangkat umroh akan membuat setiap tegukan yang kamu ambil di Tanah Suci jauh lebih bermakna dan penuh kesadaran.

Sejarah Singkat Air Zam-zam
Kisah air zam-zam tidak bisa dilepaskan dari perjalanan iman seorang ibu bernama Hajar. Ketika Nabi Ibrahim meninggalkan Hajar dan bayi Ismail di lembah Bakkah yang tandus atas perintah Allah, persediaan air mereka habis. Dalam keadaan panik dan penuh kasih sayang kepada sang bayi, Hajar berlari bolak-balik antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali mencari air. Di titik kelelahan itulah, Malaikat Jibril hadir dan menghentakkan tanah hingga memancarlah air yang kita kenal hari ini sebagai zam-zam.
Rasulullah bersabda tentang peristiwa bersejarah ini:
«رَحِمَ اللَّهُ أُمَّ إِسْمَاعِيلَ، لَوْ تَرَكَتْ زَمْزَمَ لَكَانَتْ عَيْنًا مَعِينًا»
“Semoga Allah merahmati ibu Ismail. Seandainya ia tidak menimba air itu, niscaya Zam-zam akan menjadi sungai yang mengalir deras.” (HR. Bukhari)
Dari peristiwa itu, Makkah mendapatkan sumber kehidupannya. Sejak ribuan tahun lalu hingga hari ini, air zam-zam terus mengalir tanpa pernah kering walau jutaan jamaah meminumnya setiap hari. Sumur zam-zam menjadi salah satu bukti paling nyata atas kekuasaan Allah yang tidak terbatas.
Keutamaan Air Zam-zam
Keutamaan air zam-zam bukan sekadar cerita turun-temurun. Rasulullah sendiri menyebutnya secara langsung dalam hadist yang para ulama riwayatkan hingga sampai kepada kita. Berikut tiga keutamaan air zam-zam yang paling utama dan wajib kamu ketahui sebelum berangkat umroh.
1. Tergantung pada Niat Orang yang Meminumnya
Keutamaan air zam-zam yang pertama dan paling dikenal adalah kemampuannya mewujudkan niat baik orang yang meminumnya. Rasulullah bersabda:
«مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ»
“Air Zam-zam tergantung pada niat orang yang meminumnya.” (HR. Ibnu Majah)
Para ulama sepanjang sejarah memahami hadist ini dengan serius. Mereka meminum air zam-zam dengan niat yang beragam: memohon ilmu yang bermanfaat, hafalan yang kuat, kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan hidup. Imam Syafii rahimahullah dikenal sering meminum air zam-zam dengan niat agar Allah karuniakan ketepatan dalam memanah, dan beliau meraihnya. Ini menunjukkan betapa nyata keutamaan air zam-zam ketika seseorang meminumnya dengan niat yang sungguh-sungguh dan penuh keyakinan.
2. Makanan yang Mengenyangkan
Keutamaan air zam-zam yang kedua datang dari perkataan sahabat mulia Ibnu Abbas radhiyallahu anhu:
«إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ، إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ»
“Ia penuh berkah, ia adalah makanan yang mengenyangkan.” (HR. Muslim)
Perkataan Ibnu Abbas ini bukan sekadar kiasan. Banyak riwayat yang menceritakan bahwa Rasulullah dan para sahabat pernah merasa kenyang hanya dengan meminum air zam-zam. Ini merupakan salah satu keistimewaan yang Allah letakkan secara khusus pada air ini dan tidak kamu temukan pada air lain di mana pun di muka bumi.
3. Sebaik-baik Air di Muka Bumi dan Obat Penyakit
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
«خَيْرُ مَاءٍ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ فِيهِ طَعَامٌ مِنَ الطُّعْمِ وَشِفَاءٌ مِنَ السُّقْمِ»
“Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zam-zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit.” (Hasan, lihat As Silsilah Ash Shahihah no. 1056, Syaikh Al Albani)
Keutamaan air zam-zam sebagai obat ini juga diperkuat oleh riwayat yang menggambarkan bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mempraktikkannya secara langsung:
«حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ»
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian beliau menyembuhkannya dengan air zam-zam.” (HR. Al Baihaqiy, shahih — lihat As Silsilah Ash Shohihah no. 883, Syaikh Al Albani)
Para ulama pun menganjurkan agar jamaah yang pulang dari Tanah Suci membawa air zam-zam untuk menyembuhkan orang-orang yang sakit di kampung halamannya, termasuk keluarga dan kerabat yang menunggu di Kendari.

Doa Minum Air Zam-zam
Islam mengajarkan adab tersendiri dalam meminum air zam-zam agar kamu bisa meraih seluruh keutamaannya. Salah satu doa yang paling masyhur dan para ulama ajarkan saat meminum air zam-zam adalah:
«اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ»
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
Selain doa di atas, kamu bisa memanjatkan permohonan lain sesuai hajat dan kebutuhan yang kamu bawa. Sesuai hadist Rasulullah, keutamaan air zam-zam sangat bergantung pada niat dan doa yang kamu panjatkan saat meminumnya. Sertakan juga beberapa adab berikut: menghadap kiblat, membaca basmalah sebelum memulai, minum hingga benar-benar puas, dan minum dengan tiga kali tegukan sambil bernapas di antara setiap tegukan.
Rasakan Sendiri Keutamaan Air Zam-zam di Tanah Suci
Membaca tentang keutamaan air zam-zam tentu memberikan pengetahuan yang berharga. Tapi tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman meminumnya langsung di Masjidil Haram, dengan hati yang penuh doa dan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar setiap permohonan. Air zam-zam tersedia secara bebas dan gratis di seluruh sudut Masjidil Haram, jadi minumlah sebanyak yang kamu inginkan setiap kali berada di sana.
Semoga Allah memberikan kesempatan kepada setiap muslim di Kendari dan Sulawesi Tenggara untuk merasakan sendiri keutamaan air zam-zam di Tanah Suci. Jika kamu sedang mempersiapkan diri untuk berangkat umroh, tim Solusi Haramain siap mendampingi perjalanan ibadahmu dari Kendari hingga kembali dengan selamat dan penuh keberkahan. Kenali lebih jauh komitmen kami dalam melayani jamaah di halaman Tentang Kami.
Konsultasi gratis, tanpa syarat apa pun.
Hubungi kami via WhatsApp
Wallahua’lam bisshawab.











